PENGANTAR
- psikologi sosial adalah ilmu pengetahuan.
- salah satu syarat ilmu pengetahuan adalah penggunaan metode ilmiah.
- metode ilmiah : cara yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan kebenaran dengan menggunakan kaidah ilmiah.
- kaidah : sistematis, terukur, objektif, logis.
TUJUAN RISET PSIKOLOGI SOSIAL :
a. Deskripsi
b. Analisis kausalitas
c. Penyesuaian teori
d. Aplikasi
Metode dalam psikologi sosial berdasarkan :
TEMPAT yang terdiri laboratorium dan lapangan
METODE yang terdiri observasi, korelasional, survey, eksperimen
4 METODE DALAM PSIKOLOGI SOSIAL :
* Observasi sistematis * korelasi (hubungan)
* Survey * eksperimen
OBESERVASI SISTEMATIS
Observasi sistematis mengamati secara hati-hati-hati perilaku yang ada ( Baron & Byrne, 2003). Observasi sistematis harus akurat dan teliti. Observasi ilmiah mengamati perilaku pada seting alami, tidak ada intervensi dari peneliti. Peneliti hanya memperhatikan apa yang terjadi dalam berbgai situasi.
PERAN OBSERVER
1. PARTISIPAN
Observer dalam mempelajari situasi terlibat aktifitas di tempat peneliti. Keuntungannya adalah observer memperoleh informasi yang utuh dan detail. Kelemahannya adalah kesulitan dalam membuat catatan dengan baik.
2. NON-PARTISIPAN
Out group observer tidak terlibat langsung. Keuntunganya adalah dapat merekam dan membuat catatan baik, partisipan lebih nyaman. Kelemahannya adalah tidak dapat pengalaman yang utuh dari partisipan.
#KELEMAHAN OBSERVASI
Mampu merekam semua data yang terjadi pada seting alamiah, data bersifat aktual, dapat mempelajari individu yang mempunyai kesulitan verbal dalam menyampaikan ide.
#KEKURANGAN OBERVASI
Terbatasnya tempat dan situasi untuk diobservasi, kesulitan membina rapport dengan individu, tidak mampu mengungkap hal-hal bersifat personal (emosi, nilai).
#METODE SURVEI
CROSS SECTION adalah data yang merefleksikan sikap-sikap atau belief pada waktu tertentu.
LONGITUDINAL adalah pengumpulan datanya secara continu.
FUNGSI DAN TUJUAAN
=> Mengetahui pikiran pendapat dan perasaan orang.
=> Memahami kebutuhan atau keinginan suatu masyarakat.
=> Mengetahui tren atau kepentingan di masyarakat.
=> Identifikasi karateristik kelompok.
=> Penelitian survei dapat digunakan sebagai evaluasi seleksi atau masukan bagi suatu institusi.
METODE KORELASIONAL
Menghubungkan minimal dua variabel dalam suatu penelitian, mengetahui hubungan dua atau lebih variabel, hanya seberapa jauh hubungan antar variabel bukan menjelaskan sebab akibat. Kelebihannya untuk mengetahui sejauh mana hubungan antar variabel, dapat mengetahui hubungan variabel dalam jumlah banyak dalam satu waktu. Kekurangannya tidak dapat menjelaskan sebab akibat.
1. Eksplanasi
Menjelaskan. Bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan antar variabel.
ciri-ciri :
- terdiri dari dua atau lebih varibel.
- mengukur pada satu waktu.
- terdapat minimal dua skor.
- sebagai satu kelompok.
2. Prediksi
Memprediksi suatu variabel (out come), menggunakan hipotesis.
Ciri-ciri :
* minimal terdapat dua atau lebih variabel.
* mengukur dalam dua waktu.
* minimal terdapat dua skor.
* tujuan untuk memprediksi out come atau performance.
# KARATERISTIK EKSPERIMEN
1. Memilih partisipan dan penugasan random.
2. Intervensi / manipulasi terhadap satu atau lebih kelompok.
3. Out come diukur diakhir penelitiaan eksperimen.
4. Identifikasi ancaman terhadap validitas.
5. Perbandingan statistikal antar kelompok.
Eksperimen lapagan adalah kajian penelitian dalam suatu situasi nyata. Kelebihan adalah validitas eksternal tinggi, cocok untuk mengkaji proses sosial psikologis yang kompleks.
METODE PENGUMPULAN
1. Pelaporan diri. Subjek diminta mengisi angket atau kuesioner.
2. Observasi. Mengamati subjek secara langsung.
3. Arsip. Datanya berasal dari data yang telah dikumpulkan untuk tujuan lain.
4. Internet. Reset dilakukan dengan menggunakan Internet.
ETIKA RISET
1. Informed Consent -> persetujuan untuk berpatisipasi dalam riset setelah mengetahui aspek manfaat dan risiko.
2. Debriefing -> menjelaskan tujuan dan prosedur riset kepada partisipan.
3. Minimal Risiko -> risiko riset tidak boleh lebih besar dari pada ketimbag risiko dalam kehidupan sehari-hari.